5 Dokumen untuk Klaim Asuransi Kendaraan Atas Nama Perusahaan

Salah satu jenis kendaraan yang bisa diasuransikan adalah mobil dinas. Mobil ini memang hanya bisa digunakan selama Anda menjalankan tugas dinas di perusahaan. Baik swasta maupun negeri. Jadi, dalam asuransi kendaraan dinas, tetap menggunakan atas nama perusahaan. Pada waktu Anda mau klaim, lampirkan 5 dokumen penting ini biar diterima.


1. Dokumen Asli SIUP

SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan wajib dimiliki oleh seorang pelaku usaha dagang. Jadi statusnya bukan karyawan. Andaikata memakai mobil dinas itu sama dengan mobil pribadi, khusus untuk pelaku usaha tersebut. Sedangkan untuk pelaku usaha yang merupakan cabang dari perusahaan induk, nah, itu yang dinamakan mobil dinas.

Dalam beberapa kasus, ada yang salah tanggap antara SIUPP dengan SIUP. Soalnya kalau SIUPP itu berkaitan dengan izin penerbitan pers. Dengan kata lain, hubungannya cuma dengan penerbitan media. Sedangkan sekarang SIUPP sudah tidak ada. Keberadaan SIUPP hanya ada pada masa pemerintahan Soeharto yang saat itu banyak pembredelan media.

2. Dokumen Asli NPWP Perusahaan

Bagi seorang karyawan perusahaan bonafit, pasti memiliki NPWP. Khusus untuk Anda yang mendaftarkan asuransi ke layanan Garda Oto Digital, harus melampirkan NPWP. Setidaknya nomor identitasnya. Terutama kalau mau dipakai untuk klaim asuransi suatu waktu. Tidak masalah kalau Anda saat ini belum memiliki NPWP Perusahaan.

Tapi alangkah baiknya, ketika Anda sudah bekerja lama di perusahaan, langsung bikin saja. Biar proses klaim asuransi bisa lebih cepat. Begitu pula yang disyaratkan oleh perusahaan asuransi Garda Oto yang memiliki moto makin gampang klaimnya, banyak bonusnya! Toh, syarat bikinnya cuma fotokopi akta pendirian, kartu NPWP, dan dokumen izin usaha.

3.Akta Perusahaan Asli

Untuk klaim asuransi kendaraan atas nama perusahaan, harus ada akta perusahaan asli. Bukan fotokopi. Akta ini menjadi tanda saat perusahaan yang Anda bina tengah berdiri secara hukum negara. Jadi, kalau toh perusahaan Anda baru didaftarkan setelah jalan beberapa tahun, maka kelahiran perusahaan Anda tetap dicatat pada saat pembuatan akta.

Jika sekarang Anda belum punya Akta Perusahaan, lekaslah bikin. Apalagi kalau jenis usaha milik Anda memproduksi obat-obatan yang dikonsumsi oleh masyarakat luas. Tentu saja legalitasnya harus dipenuhi sesegera mungkin. Berbeda dengan usaha yang bergerak di sektor produksi garmen, misalnya. Pembuatan aktanya tidak terlalu diburu-buru.

4. KTP PIC Perusahaan Asli

Istilah PIC ini memiliki kepanjangan Person in Charge. Dengan kata lain, KTP ini hanya dimiliki oleh seseorang yang bekerja di perusahaan sebagai penanggung jawab. Jadi tidak semua karyawan memiliki KTP jenis ini. Rata-rata yang diberikan KTP PIC hanya seputar manajer ataupun kepala divisi yang berkompeten dalam menangani setiap tugas dari atasan.

Contohnya, ada seorang Kepala Divisi Marketing. Divisi ini hanya fokus pada perencanaan pemasaran. Baik untuk target pencapaian, maupun koordinasinya dengan karyawan di bawahnya. Kenapa perusahaan asuransi mewajibkan KTP PIC Perusahaan untuk klaim asuransi? Soalnya untuk tanda kalau Anda memang dipercaya oleh perusahaan.

5. KTP Asli

Selain ketiga dokumen di atas, jangan lupa pula bawa KTP asli. Untuk urusan apa pun, sebaiknya memang harus dibawa. Jangan pakai wakil dokumen seperti KK ataupun SIM. Soalnya Anda tengah mendaftarkan asuransi atas nama perusahaan. Bukan atas nama diri sendiri. Kira-kira begitu.

Ada satu yang perlu diingat. Saat klaim asuransi menggunakan 5 dokumen penting di atas, tentu saja tidak ditahan. Soalnya kelima dokumen penting itu memang mutlak milik Anda. Tidak bisa dipindah-tangankan karena akan berbenturan dengan kebijakan hukum negara. Jadi sekadar untuk bukti saja saat Anda beli asuransi kendaraan mobil maupun saat klaim.


EmoticonEmoticon